PENGARUH KURANG TIDUR TERHADAP OTAK
Dewasa ini, kurang tidur bukan hal yang asing lagi bagi kita. Hampir setiap orang pernah mengeluhkan kurang tidur. Akibat kurang tidur memang bisa dilihat dari fisiknya. Seperti
kurangnya gairah saat bekerja, lesu, kurang konsentrasi, dan
lain-lain. Sedangkan pengaruhnya sendiri terhadap kinerja otak kita
belum banyak yang mengetahui.
Kurang
tidur masih sangat dianggap sepele oleh kita semua. Namun, tanpa kita
sadari, ternyata kurang tidur menimbulkan akibat yang cukup serius bagi
kinerja otak kita. Seperti kita ketahui, otak merupakan motor bagi
seluruh aktivitas tubuh kita. Apabila kinerja otak kita tidak sempurna,
pasti sangat berpengaruh terhadap organ tubuh yang lainnya. Termasuk
aktivitas kita juga ikut terganggu.
Presentasi
orang yang kurang tidur di dunia ternyata cukup tinggi/ menurut data
dari WHO (salah satu penyebabnya ialah gangguan sulit tidur yang sering
kita sebut insomnia) pada tahun 1993, kurang lebih 18% penduduk di dunia
pernah mengalami gangguan sulit tidur, dengan keluhan yang sedemikian
hebatnya sehingga menyebabkan tekanan jiwa bagi penderitanya.3
Ada
beberapa teori menyatakan tidur dapat bermanfaat untuk mengisi otak
secara elektrik dan memulihkan bahan-bahan kimia otak pada tingkat yang
cukup. Maka dari itu, kekurangan tidur sangat menggangu kekuatan otak
kita. Karena energi yang dibutuhkan otak tidak maksimal.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tidur dan otak merupakan dua hal yang saling berkaitan. Berikut ini ialah paparan tentang kaitan antara tidur dengan otak kita :
a. Tidur membantu bekerjanya otak.
Tidur
memainkan peranan yang sangat penting dalam bekerjanya otak. Karena
selama tidur, otak memperbaiki dirinya sendiri dan merangsang
pembentukan sistem kekebalan. Dimana sistem kekebalan tersebut sangat
berpengaruh terhadap kesehatan dan kebugaran fisik kita. Apabila kita
kurang tidur, tentu otak juga kekurangan waktunya untuk memperbaiki
dirinya sendiri. Atau istilahnya me-refresh. Sehingga sangat sulit bagi otak untuk melakukan kembali kerja optimal seperti semula.
Saat
kita tidur, otak juga mengonsolidasi informasi yang dipelajari di hari
sebelumnya. Jadi, sebaiknya sebelum ulangan kita menghindari belajar
semalam suntuk. Tetapi, sempatkanlah waktu untuk tidur. Hingga saat
terbangun, kita kembali bugar.
Jadi bisa disimpulkan, penyegaran tidur dapat memperbaiki kelelahan, kekebalan, memori, dan konsentrasi.
b. Tidur berkaitan dengan proses mengingat.
Hal
ini sudah terbukti melalui riset yang dilakukan oleh para ahli terhadap
kucing. Para ahli menemukan bahwa tidur secara dramatis meningkatkan
beberapa perubahan yang terjadi di antara sel-sel saraf di otak.
Perubahan tersebut berada di bawah kendali otak yang mengatur perilaku,
belajar, dan mengingat.
c. Tidur mengonsolidasi pengalaman.
Mengonsolidasi
yang dimaksud disini ialah mencerna ulang, memahami, mengingat, dan
memproses segala sesuatu yang sudah diterima otak kita. Pengalaman dan
segala materi yang didapat pada waktu sebelumnya akan dengan mudah
dicerna ulang oleh otak jika kita melakukan tidur yang cukup. Hal ini
sudah terbukti dengan kucing (dalam penelitian) yang dibiarkan tidur
selama enam jam ternyata lebih mudah beradaptasi daripada kucing yang
tidak tidur.
Kemampuan
otak untuk mengonsolidasi pengalaman saat tidur sangat berguna di saat
kita akan menghadapi ujian. Jika kita selesai belajar, istirahatkanlah
otak kita dengan tidur. Karena di saat tidur itu, otak berusaha
mengingat kembali memori belajar kita.
Peneliti
Prof. Michael Stryker berkata, ”Penelitian ini menunjukkan bahwa jika
Anda membaca ulang catatan sampai Anda lelah dan kemudian tertidur, Anda
akan memperoleh informasi lebih kuat atau sama dengan ’belajar’ dalam
otak seperti jika Anda memasukkan materi tersebut sepanjang malam.”4
Kelemahan
otak mengonsolidasi pengalaman saat kurang tidur berdampak juga
terhadap prestasi anak. Peneliti dari Amerika telah membuktikan hal
tersebut. Sasaran penelitian tersebut ialah 74 anak sekolah berusia 6-12
tahun. Yang dibagi m,enjadi berkelompok-kelompok. Dari minggu ke
minggu, kelompok anak-anak tersebut diminta tidur dalam indikator waktu
yang berbeda-beda. Selain laporan rutin dari para orang tua, peneliti
juga menggunakan alat pemantau berupa gelang detektor untuk memantau
berapa lama mereka tidur. Dan para guru tidak mengetahui berapa lama
mereka tidur setiap harinya. Para guru hanya berkewajiban mengambil
nilai mereka rutin setiap minggu.
Ternyata
hasil penelitian tersebut sangat mengejutkan. Hasil penelititan
menunjukkkan para siswa mengalami gangguan dalam belajar saat mereka
kurang tidur. Mereka kesulitan dalam berkonsentrasi, mencerna materi,
mengingat pelajaran, dan mengerjakan soal.
Maka
dari itu, untuk anak sekolah hendaknya selalu menjaga tidurnya agar
senantiasa cukup. Yakni untuk usia anak-anak 10 hingga 11 jam di malam
hari. Dan untuk usia remaja ialah 8,5 jam.
d. Tidur mempengaruhi perkembangan sel otak.
Menurut
riset yang dilakukan oleh tim dari Universitas Princeton, menemukan
bahwa tidur sangat penting untuk perkembangan sel otak baru. Sasaran
penelitian tersebut ialah tikus. Para peneliti membandingkan tikus-tikus
yang dibuat tidak tidur selama 72 jam dengan tikus yang dibebaskan
tidurnya.
Ternyata tikus yang tidak tidur itu menghasilkan hormon stress corticosterod
dalam kadar yang jauh lebih tinggi. Hormon stress tersebut menyebabkan
pengurangan produksi sel di otak. Tikus-tikus yang kurang tidur tersebut
juga mengalami ketidaknormalan pada wilayah hippocampus, yakni suatu wilayah di otak yang terlibat dalam pembentukan ingatan. Sel-sel otak baru di wilayah hippocampus tersebut ditemukan sangat sedikit.
Efek
kurang tidur pada otak tidak berhenti sampai di situ. Dalam penelitian
tikus itu, tingkat produksi sel otaknya belum juga naik walaupun proses
tidurnya telah dibuat normal.
Dari
penelitian tesebut, dapat disimpulkan bahwa kurang tidur sangat
mengurangi daya regenerasi sel otak kita. Meskipun penelitian tersebut
dilakukan pada tikus. Tetapi para ahli menduga bahwa efek yang sama juga
akan terjadi pada manusia. Maka dari itu, ada baiknya kita selalu
menjaga pola tidur agar tetap optimal.
a. Kurang tidur mempengaruhi aktivitas otak.
Sebelumnya
telah diulas bahwa selama kita tidur otak akan memperbaiki dirinya agar
dapat segar kembali. Oleh karena itu, kurang tidur sangat mengganggu
kinerja otak kita. Berikut ini ialah akibat-akibat kurang tidur pada
aktivitas otak :
(1) Otak akan bekerja lebih keras, namun menjadi semakin lemah.
Saat
kita tidur, otak berhenti bekerja keras dan melakukan perbaikan. Maka
apabila kita kurang tidur, menyebabkan otak bekerja lebih keras. Karena
otak ”dipaksa” bekerja terlalu keras, otak pun menjadi semakin lemah dan
kerjanya menjadi tidak maksimal.
(2) Otak tidak bisa diandalkan lagi untuk berpikir.
Berpikir
merupakan salah satu tugas tingkat tinggi bagi otak. Otak yang kurang
istirahat tidak akan mampu menjalankan tugas berat tersebut. Apabila
dipaksakan, otak tidak akan bisa berusaha maksimal karena otak
kekurangan energi. Selain itu, otak juga tidak mampu melakukan
tugas-tugas lainnya yang menuntut kemampuan mental.
(3) Otak yang kurang tidur salah satu bagiannya ”mati”,
Para
peneliti menunjukkan otak milik mahasiswa yang kurang tidur, salah satu
bagiannya tidak berfungsi saat dituntut untuk mengerjakan test
sederhana. Bagian yang ”mati” tersebut ialah pusat bahasa. Hal ini
sangat mencengangkan! Karena ternyata bagian oak yang lainnya mengambil
alih tugas otak yang ”mati” tersebut. Sehingga bagian-bagian otak yang
masih ”hidup” bekerja lebih keras. Dan tentunya tidak maksimal.
Bahkan
belakangan ini diketahui, tidak hanya satu bagian otak saja yang bisa
”mati”. Bisa jadi, lebih dari satu bagian ”mati”, apabila hal ini
terjadi, sudah dapat dipastikan otak kita akan sangat lemah. Karena
hanya sebagian kecil otak yang mengerjakan seluruh tugas yang seharusnya
dikerjakan oleh banyak bagian(sumber:http://tyas-tyasdatditdut.blogspot.com/)
00.32
Unknown
blognya ckp menarik..... :D
BalasHapuskebetulan sy mengalami masalah ini.
untuk agan2 yang mengalami maslah ini jg,
ini solusinya.
wah perlu cukup tidur, makasih infonya
BalasHapusinfo yg menarik,,comback
BalasHapuszyulianaagustiyani.blogspot.com
postingan yang menarik. ,
BalasHapuskomen balik ya di:
http://pansanet.blogspot.com/
terimakasih atas infonya, sangat bermanfaat..
BalasHapusmksh ats infonya. bermanfaat. jgn lupa komen balik ya http://fikaapregema.blogspot.com
BalasHapusGood,,
BalasHapusKomen balik ya jellymaulina.blogspot.com
oh, gitu
BalasHapusthanks bt infomasiny
nice info TQ...
BalasHapusnice info
BalasHapuskomen balik y http://nofarojayanti.blogspot.com/
Bgus dan menarik
BalasHapusMenambah wawasan dan keren .
BalasHapuslike this.. nice , jgn lupo komen balik yo http://hartatixiipa3.blogspot.com
BalasHapusBagus,,, postingnya
BalasHapusi like your posting, Di tunggu posting berikutnya, n jngan lupa komen balik yee http:///sherlysetiowati.nlogspot.com
BalasHapusthx
BalasHapuspostingnya bagus.
BalasHapuskoment balik ya :)
http://fitriadiannitami.blogspot.com/
good post.
BalasHapuskomen blik http://liralarasati.blogspot.com/
ooo gitu y..berarti..klo kurang tidur...imun dalam tubuh kta mnjdi lmh n dmpknya bsa membuat kta malas untuk melakukan sesuatu...koment balik maratussholikhahipa2.blogspot.com
BalasHapusinfo menarik
BalasHapusPostingannya bagus.
BalasHapusbgus
BalasHapusthanks infonya, sangat bermanfaat dan menarik. tolong koment balik blog saya yaa http://anadiaputri.blogspot.com/
BalasHapuskeren
BalasHapusuniik,,bagus
BalasHapuscomment y d http://nopriyantihn.blogspot.com//
good...jgn lupa komen blik http://sahnashafira08.blogspot.com
BalasHapuslestarikan kebudayaan indonesia..
BalasHapusterima kasih untuk komentarnya, semoga informasi saya dapat bermanfaat...
BalasHapusbaguss.
BalasHapuskomen baklik yaa..di posting ke 3&4..
enaramaating.blogspot.com
infonya kerennnn,... I like it...
BalasHapusjngan lupa comment balik ea,... di posting ke-3 & ke-4 ,.... di sitiyuriah.blogspot.com
thx
BalasHapusposting kren,
BalasHapusinfo yang bermanfaat
BalasHapus